BALI – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar Rapat Koordinasi Khusus Pendapatan Daerah Pemerintah Kota Makassar Tahun 2025 dengan tema “Implementasi dan Inovasi Transaksi Digital Pendapatan Asli Daerah Menuju PAD 2 Triliun”.
Acara ini berlangsung di The Stones Hotel Legian, Bali, dan dihadiri oleh berbagai pejabat terkait.

Rapat ini bertujuan untuk membahas strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penerapan sistem transaksi digital yang lebih modern dan efisien.
Dalam pertemuan ini, berbagai inovasi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah dikaji guna mempercepat pencapaian target PAD sebesar Rp2 triliun.
Kepala Bapenda Kota Makassar, Firman Pagarra, menekankan pentingnya transformasi digital dalam optimalisasi penerimaan daerah.
“Digitalisasi transaksi pajak dan retribusi adalah langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pendapatan daerah,” ujarnya.
Selain membahas aspek teknis implementasi sistem digital, rapat ini juga menjadi forum untuk mengevaluasi capaian pendapatan daerah serta merumuskan kebijakan yang lebih efektif dalam mendukung program pembangunan Kota Makassar.
Dengan adanya koordinasi yang intensif dan penerapan inovasi digital, Bapenda Kota Makassar optimis dapat mencapai target PAD 2 triliun pada tahun 2025.
Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah kota dalam memperkuat perekonomian daerah serta meningkatkan pelayanan publik berbasis digital. (***)